Inilah Pengertian Dangerous Goods

Inilah Pengertian Dangerous Goods

Inilah Pengertian Dangerous Goods

Istilah dangerous goods seringkali kita temukan saat berada di kantor pos ataupun di bandara. Arti dari dangerous goods secara arti kata ialah barang-barang berbahaya. Pengertian lebih lengkapnya adalah kiriman atau produk yang tidak bisa dikirimkan melalui Pos Indonesia.

Sementara menurut asosiasi angkutan udara internasional atau IATA (International Air Transport Association), dangerous goods didefinisikan sebagai barang berbahaya berupa bahan ataupun zat yang memiliki potensi untuk membahayakan secara nyata pada kesehatan, keselamatan ataupun harta milik jika barang tersebut diangkut menggunakan pesawat udara.

Bahaya yang dapat ditimbulkan dari dangerous goods ini bisa berakibat pada keselamatan. Jadi, bisa ditarik kesimpulan bahwa dangerous goods ialah daftar barang-barang berbahaya yang dilarang untuk dikirim menggunakan Pos ataupun diangkut menggunakan pesawat udara karena akan dapat membahayakan keselamatan penumpang.

Klasifikasi Dangerous Goods

Terdapat sembilan klasifikasi dari dangerous goods atau barang berbahaya. Berikut adalah kesembilan klasifikasi tersebut.

  1. Pertama ada bahan peledak atau Explosives. Termasuk di antaranya adalah bahan yang mudah meledak seperti TNT, dinamit, amunisi, peluru, senjata api, kembang api serta nitrogliserin
  2. Kedua ada bahan gas atau Gasses. Klasifikasi ini mencakup semua bahan gas dan termasuk pula gas yang sudah dikompresi, baik gas yang tidak mudah terbakar, gas mudah terbakar maupun gas beracun. Contohnya ialah hydrogen, acetylene, nitrogen, propane, neon, fluorine, carbon dioxide, aerosol, chlorine serta hydrogene cyanide.
  3. Ketiga ada bahan cair mudah terbakar atau Flammable Liquids. Benda ini adalah benda cair mudah terbakar terutama di bawah suhu 35 derajat Celcius dan tekanan di bawah 101.3 kPa. Sebagai contoh ialah gasoline atau bensin, diethyl ether, acetone, carbon disulfide, kerosene, diesel atau solar, paraffin, cat serta alkohol.
  4. Keempat ada bahan padat mudah terbakar akibat gesekan atau Flammable Solids, termasuk di antaranya adalah korek api, kalsium karbid, phospor, sodium, magnesium serta potassium.
  5. Kelima ada bahan yang rentan terhadap oksidasi. Bahan ini apabila terkena oksigen maka akan memiliki daya rusak. Contohnya ialah ammonium nitrate, kalsium klorat, hydrogen peroxide, benzoyl peroxide, potassium permanganate serta organic peroxides.
  6. Keenam ada bahan beracun dan menular, bakteri serta virus yang diatur WHO serta dapat menyebabkan luka, infeksi ataupun penularan. Contohnya ialah pestisida serta rabies.
  7. Ketujuh ada bahan radioaktif, termasuk kombinasinya yang dapat mengeluarkan sinar radiasi serta membahayakan manusia, binatang maupun barang. Contohnya ialah plutonium atau uranium.
  8. Kedelapan ada bahan korosif, yaitu bahan atau zat yang bisa melarutkan jaringan organik ataupun menyebabkan karat pada logam. Contohnya ialah asam sulfat, alkali, asam klorida serta natrium hidroksida.
  9. Kesembilan ada bahan ataupun barang lain yang dianggap berbahaya yang bisa menimbulkan resiko pada manusia maupun pesawat apabila tidak ditangani secara baik. Sebagai contoh ialah pisau, gunting, obeng dan lain-lain.

Selain aneka klasifikasi di atas, masih masih ada lagi daftar dangerous goods lain yang berisi sekitar 3300 item lebih. Semua barang dalam daftar tersebut sama-sama merupakan aneka barang berbahaya yang apabila diangkut menggunakan pesawat udara maka akan bisa membahayakan keselamatan penumpang maupun para kru.

Inilah mengapa barang-barang tersebut dilarang untuk dibawa dalam perjalanan menggunakan pesawat udara. Sebagai pengecualian adalah apabila kita mendapat izin dari otoritas atau badan tertentu guna mengangkut barang-barang tersebut. Namun, izin semacam ini terbilang langka dan sulit didapatkan.

Untuk memperluas pengetahuan Tentang Dangerous Goods, ada baiknya Anda Mengikuti Sekolah Penerbangan Terlebih dahulu. Disana Anda akan mempelajari apa saja yang terdapat dalam dunia penerbangan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Chat with us on WhatsApp